Tasyakuran 17 Tahun Bawaslu di Kota Bima, Konsisten Mengawal Demokrasi dan Bertransformasi
|
Kota Bima - 17 Tahun HUT Bawaslu RI, mengusung tema besar Konsisten Mengawal Demokrasi di Indonesia.
Lahir tanggal 9 April 2008, di tengah semangat Reformasi Bawaslu RI kini menuju usia kedewasaan. Jika sebagai manusia maka ini menjadi gerbang tranformasi hidup.
Memperingati 17 tahun HUT Bawaslu RI ini, Bawaslu Kota Bima menggelar tasyakuran yang mengundang kepala daerah yang dihadiri Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan SH, jajaran forkompinda seperti Polri, TNI baik Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Juga kepala OPD di Pemerintahan Kota Bima, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi pers dan seluruh pihak yang secara aktif telah berpartisipasi secara langsung dalam kerja-kerja pengawasan, Rabu (15/4/2025) di halaman kantor Bawaslu Kota Bima.
Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina dalam sambutannya menyampaikan, peringatan 17 tahun usia Bawaslu RI ini menjadi momen refleksi kontemplasi dan peneguhan kembali arah gerak, serta arah juang Bawaslu.
Bawaslu tidak hanya menjadi wasit, yang mengawasi dan menindak, tapi telah bertransformasi menjadi lembaga yang menerapkan kerja-kerja preventif dan edukatif. Melakukan sosialisasi, pendidikan politik dan pelibatan masyarakat sipil dalam kerja-kerja pengawasannya.
Bawaslu ingin membangun kesadaran kolektif, sebagai proses melahirkan peradaban demokrasi di Indonesia. Sehingga Bawaslu bukan sekedar lembaga pengawas tetapi agen pembentuk budaya demokrasi bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Atina juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas dukungan dan kerjasama Pemerintah Kota Bima dalam mensukseskan digelarnya Pemilu dan Pemilihan Tahun 2045.
"Kami sebagai penyelenggara sangat merasakan dukungan dari Pemerintah Kota Bima yang luar biasa, pada saat Pemilihan saja kami mendapatkan hibah enam miliar, setelah sebelumnya juga telah menghibahkan sebuah kantor untuk Bawaslu Kota Bima," Ungkap Atina.
Sementara itu, Wali Kota Bima Feri Sofiyan dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Bawaslu RI sudah menjejaki usia 17 tahun dalam mengawal demokrasi di Indonesia.
"Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan selamat ulang tahun kepada Bawaslu Republik Indonesia, beserta apresiasi kepada seluruh jajaran bawaslu yang selama ini telah bekerja dengan penuh dedikasi dan integritas dalam menjaga kualitas demokrasi di negeri ini, khususnya di wilayah Kota Bima," ungkap Wakil Wali Kota Bima.
Seiring dengan bertambahnya usia ini lanjutnya, bawaslu semakin menguatkan peran strategisnya sebagai lembaga independen yang menjadi pengawas, sekaligus penjaga moralitas demokrasi.
Tantangan ke depan, khususnya dalam menghadapi pilkada serentak tahun ini, tentu tidak ringan. maka dari itu, kami berharap kolaborasi yang telah terjalin selama ini antara bawaslu dan pemerintah daerah dapat terus diperkuat.
Ia pun menyadari, menjaga proses demokrasi yang adil, jujur dan bermartabat membutuhkan sinergi dari semua pihak. Bawaslu sebagai garda terdepan pengawasan pemilu dan pemerintah sebagai fasilitator, perlu berjalan beriringan untuk memastikan setiap proses demokrasi berlangsung sesuai koridor hukum dan etika politik yang sehat.
"Mari kita jadikan momentum tasyakuran ini sebagai ajang introspeksi dan penguatan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai demokrasi yang berkeadaban. mari kita dorong partisipasi masyarakat yang aktif dan cerdas, serta cegah segala bentuk pelanggaran pemilu sejak dini," pungkasnya.
Usai sambutan, Wakil Wali Kota Bima bersama pimpinan Bawaslu Kota Bima dan seluruh jajaran forkompinda melanjutkanya dengan prosesi pemotongan tumpeng dan pemutaran video ucapan selamat dari masyarakat Kota Bima.
Penulis: Humas Bawaslu Kobi
Foto: Marwan's