Bawaslu Kota Bima Gelar ZOOM Penguatan SDM Jajaran “Kedisiplinan dan Etos Kerja Pengawas Pemilu”
|
Kota Bima - Ditengah Work From Home (WFH) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota menggelar Zoom Dalam rangka peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) jajaran dengan tema “Kedisiplinan dan Etos Kerja Pengawas Pemilu”, Jum'at (24/7/2016).
Kegiatan ini diiukuti oleh Keta Bawaslu Kota Bima, Koordinator Sekretariat, seluruh staf sekretariat Bawaslu Kota Bima serta Anggota Bawaslu Kota Bima Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P2P), Khairul Amar.
Dalam arahannya, Khairul Amar menegaskan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam membangun etos kerja yang kuat. Ia mengingatkan bahwa sebagai lembaga pengawas pemilu, setiap individu di lingkungan Bawaslu harus mampu menjaga konsistensi dalam menjalankan tugas serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas.
“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga tentang tanggung jawab, komitmen, dan kesungguhan dalam menjalankan amanah pengawasan. Integritas menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap Bawaslu tetap terjaga,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa lembaga yang baik hanya dapat diwujudkan dengan etos kerja yang baik dan semangat kerja yang tinggi.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya meningkatkan profesionalisme dalam setiap lini pekerjaan, terutama dalam menghadapi dinamika tahapan pemilu maupun kegiatan non-tahapan. Menurutnya, etos kerja yang baik akan tercermin dari kualitas pengawasan yang dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel
Dalam pelaksanaan tugas, melalui hal-hal sederhana namun penting, seperti datang tepat waktu, menyelesaikan seluruh tugas yang diberikan oleh Bawaslu RI, Bawaslu Provinsi, maupun Bawaslu Kabupaten/Kota dengan tuntas.
Tugas pengawas Pemilu bukan hanya mengawasi tahapan yang dilakukan oleh KPU, Lebih dari itu, kita juga dituntut menjadi figur publik yang memiliki integritas. Kedewasaan berpikir dan kedewasaan pribadi tidak hanya dibentuk di ruang-ruang kantor. Justru banyak pelajaran hidup yang diperoleh dari pengalaman, interaksi, dan proses belajar di luar kantor, lanjutnya.
Diakhir arahannya, kordiv P2PS ini menegaskan bahwa kedisiplinan dan etos kerja itu terbentuk dari lkesadaran individu, bukan dari paksaan.
Penulis: Marwan's
Foto: Screenshot ZOOM Bawaslu Kota Bima