Bawaslu Kota Bima Ikut Meriahkan Pawai Rimpu Mantika 2026
|
Kota Bima - Keluarga besar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bima meriahkan Pawai Rimpu yang digelar Pemerintah Kota Bima dalam rangka HUT Kota Bima ke-24 pada Sabtu (25/4/2026).
Pawai rimpu yang merupakan rangkaian Festival Rimpu Mantika 2026 ini diikuti oleh puluhan ribu peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pegawai pemerintahan, TNI-Polri, BUMN hingga masyarakat umum termasuk Bawaslu Kota Bima. Mengusung tema “Preserving Culture and History”. festival itu diadakan dengan harapan tidak hanya untuk melestarikan warisan budaya leluhur, tetapi juga sebagai investasi masa depan
Anggota Bawaslu Kota Bima Khairul Amar mengatakan, ikutnya Bawaslu Kota bima pada Pawai rimpu ini menjadi simbol komitmen dalam menjaga dan mengangkat warisan budaya serta mengenalkan nilai-nilai budaya lokal dalam pengawasan pemilu.
“Festival ini membuktikan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, melainkan investasi masa depan”, ungkap Khairul amar.
Ajang ini juga kita gunakan sebagai sarana sosialisasi Bawaslu untuk memperluas jaringan partisipasi masyarakat dalam pengawasan serta menunjukan eksistensi bahwa Bawaslu itu hadir bukan hanya pada saat tahapan pemilu atau pemilihan, tapi bawaslu itu ada diluar tahapan.
“Dengan kegiatan seperti Pawai Rimpu, kita Kembali merajut kebersamaan dan persaudaraan setelah perbedaan pilihan politik. Kami ingin menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya soal teknis, tapi juga tentang membangun nilai dan semangat partisipatif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kota Bima, Subhan, berharap kegiatan budaya seperti ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Bima.
“Rimpu merupakan simbol perempuan Bima yang beradab, berbudaya, dan bermartabat. Ribuan masyarakat yang mengenakan rimpu dalam festival ini menjadi pesan kuat bahwa modernitas tidak harus meninggalkan identitas” ungkpnya.
Partisipasi Bawaslu Kota Bima pada ajang ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pengawas pemilu, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun daerah yang berbudaya dan demokratis.
Penulis: Marwan's
Foto: Marwan's