Perkuat Kolaborasi Pengawasan Partipsipatif, Bawaslu Kota Bima dan Unswa Teken Nota Kesepahaman
|
Kota Bima - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bima menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Universitas Nggusuwaru (Unswa) Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran akademisi dalam mendukung pengawasan pemilu yang berintegritas dan partisipatif.
Penandatanganan Nota kesepahaman dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kota Bima Atina Bersama Unswa Dr. Bahktiar disaksikan oleh Anggota Bawaslu Kota Bima, Idhar, Khairul Amar dan Wakil Rektor serta Jajaran secretariat Bawaslu Kota Bima, Kamis (5/11/2026) di ruang rektorat Unswa.
Ketua Bawaslu Kota Bima, Atina, mengungkapkan perguruan tinggi memiliki peran penting tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter kritis dan kesadaran politik generasi muda,” ungkap Atina sebelum penandatanganan nota kesepahaman dimulai.
Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan adalah bentuk sinergi antara Bawaslu dan dunia pendidikan serta sebagai langkah penting dalam memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu.
“Kami ingin meningkatkan peran partisipatif mahasiswa dalam memahami politik, regulasi, dan pengawasan kepemiluan. Mahasiswa adalah bagian penting dari pengawas partisipatif itu sendiri,” ujarnya.
Melalui penandatanganan nota kesepahaman ini, Bawaslu tidak hanya hadir sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai mitra edukasi. Program seperti pendidikan pengawasan partisipatif hingga pengembangan “pojok pengawasan” dirancang untuk menghadirkan ruang belajar, berdiskusi dan mengasah nalar kritisnya terhadap isu-isu demokrasi.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi sebagai ruang edukasi politik yang sehat bagi mahasiswa”, lanjut Atina.
Sementara itu, Rektor Unsuwa, Dr Bahktiar, menyambut baik penandatangan nota kesepahaman ini. Ia berharap kolaborasi antara Unsuwa dan Bawaslu dapat terus berkembang. Ia menilai kerja sama ini sejalan dengan peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara sosial dan politik guna mendukung pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi.
“Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran unswa sebagai pusat pengembangan nilai-nilai demokrasi yang sehat dan berintegritas,” tuturnya
Lebih jauh, kampus berkomitmen untuk tidak berhenti pada penandatanganan semata. Dukungan konkret akan diwujudkan melalui berbagai program lanjutan, termasuk menghadirkan ruang edukatif yang mendorong dialog terbuka dan pemikiran kritis.
“Kami siap mendukung penuh, termasuk pengembangan pojok pengawasan sebagai ruang edukatif dan diskusi kritis bagi civitas akademika,” imbuhnya.
Melalui penandatanganan ini, kedua pihak berkomitmen untuk melaksanakan berbagai program bersama, seperti seminar, pelatihan pengawasan pemilu, serta kegiatan lainnya diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik.
Penulis: Marwan's
Foto: Marwan's